Tips Menghilangkan Rasa Ngantuk

Bookmark and Share

Rasa kantuk biasanya terjadi karena capek setelah seharian bekerja, dan tubuh mengajak kita beristirahat. Selain itu makanan yang kita konsumsi pada saat berbuka puasa juga memberikan kontribusi kepada rasa kantuk. Meskipun tidak sangat kenyang, tetap saja kita memerintahkan lambung untuk bekerja, apalagi jika kekenyangan.
Ternyata  kantuk itu mempunyai sebuah pola. Pertama, jika mengantuk dan kita menyerah, maka kita akan cepat untuk tidur. Kedua, rasa mengatuk itu seperti parabola terbalik, jika kita sanggup bertahan sampai pada titik puncaknya, maka rasa mengantuk itu akan semakin hilang. Ketiga, rasa mengantuk itu bisa terputus jika ada sesuatu yang membuat seseorang surprise, sangat senang, marah, mendengar sesuatu yang membuat kita tertawa terbahak-bahak dan terkejut. Beberapa perlakuan fisik juga bisa memutus rasa kantuk.
Berikut ada beberapa tips menghilangkan rasa kantuk :
Memberikan perlakuan fisik kepada tubuh. Cara ini cukup aman bagi kesehatan, dan tidak mengandung efek samping, misalnya menggerak-kepala, tangan, tubuh, atau memijat-mijat leher telapak kaki dan telapak tangan. Dengan melakukan cara ini diharapkan akan memperlancar peredaran darah, sehingga mengurangi rasa kantuk.

Membasuh muka dan tengkuk dengan disertai menekan-nekan wajah
Cara ini akan menimbulkan rasa segar pada tubuh, sehingga menghilangkan rasa kantuk

Mengkonsumsi makanan yang mengandung nikotin atau kafein (doping). 
Cara ini sebenarnya kurang disarankan, terutama menghilangkan kantuk dengan merokok(nikotin). Memang cara ini banyak dilakukan oleh para sopir agar tidak mengantuk. Dan kalau dicermati, orang-orang yang senang begadang rata-rata adalah perokok. Tetapi menurut peringatan pemerintah, merokok dapat mengganggu kesehatan, jantung, kehamilan, dan janin. Jika memang anda harus lebur, maka gunakan saja kopi misalnya. Jadi, jika terpaksa meminum kopi, maka jangan terlalu banyak, karena kafein juga kurang baik bagi tubuh
Pada dasarnya cara menghilangkan kantuk dengan doping tidaklah bagus, karena pada dasarnya tubuh dipaksa untuk terus bekerja meskipun sudah lelah. Dan efeknya besuknya badan kita akan lebih capek.

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar